Bentuk Usaha dan Kepemilikan

ARTIKEL – Setiap bisnis dapat dikategorikan dalam tiga bentuk usaha, yakni: Usaha Perseorangan, Persekutuan atau Perseroan Terbatas.

Usaha Perseorangan

Usaha perseorangan merupakan bentuk usaha yang paling umum dan paling sederhana karena tidak ada perbedaan hukum yang memisahkan status pemilik tunggal sebagai individu dengan statusnya sebagai pemilik bisnis.

Perusahaan perseorangan adalah perusahaan yang dimiliki oleh satu orang.

Karena perusahaan milik satu orang, jika laba akan dimiliki oleh satu orang dan jika rugi akan ditanggung oleh dia seorang diri. Dalam perusahaan perseorangan, tidak ada pemisahan secara hukum antara harta aktiva milik pribadi dan harta milik perusahaan.

Jika perusahaan bangkrut sedang perusahaan masih mempunyai utang kepada pihak lain, maka harta pribadinya akan menjadi tanggungan untuk melunasi semua hutangnya. Memiliki perusahaan dengan kepemilikan perseorangan mempunyai keuntungan dan kerugian.

Keuntungan

  • Mudah didirikan dan mudah dibubarkan
  • Seluruh laba dapat ditahan pemilik
  • Sangat fleksibel dalam pengambilan keputusan

Kerugian

  • Utang menjadi tanggung jawab pemilik
  • Keterbatasan modal dan pendanaan
  • Keterbatasan manajerial dari pemilik, dan
  • Kelanjutan usaha dapat berakhir bila pemiliknya meninggal, pailit atau gagal
  • Seringkali tidak tahan atas goncangan perekonomian.

Persekutuan

Persekutuan adalah bentuk kepemilikan usaha dengan dua pemilik atau lebih yang bersama-sama mengelola perusahaan dan bertanggung jawab atas aliran dana termasuk utang-utangnya.

Pemilik perusahaan tunduk pada aturan main yang ditetapkan oleh perusahaan. Aturan main yang merupakan pijakan dasar dalam menjalankan roda perusahaan ini disebut dengan anggaran dasar persekutuan (article partnership).

Umumnya persekutuan berbentuk firma atau persekutuan komanditer (CV), dimana tidak ada batasan besar dana yang harus disertakan dan laba dapat berasal dari investor luar. Khusus untuk CV, bertanggung jawab atas utang- utang sekutu komanditer hanya sebatas investasi uang mereka.

Keuntungan dan kelemahan persekutuan

Keuntungan

  • Mudah dibuat
  • Sumber investasi dana lebih banyak, dan
  • Keahlian, pengetahuan, dan keterampilannya saling melengkapi.
  • Lebih mudah berkembang

Kelemahannya

  • Rentan terhadap konflik pribadi
  • Sulit dibubarkan
  • Semua sekutu ikut menanggung utang yang terjadi atau yang dibuat satu orang
  • Sulit mengalihkan kepemilikan tanpa seizin sekutu yang lain.

Perseroan Terbatas (Coorporation)

Perseroan Terbatas adalah usaha yang berdiri sebagai suatu entitas legal yang terpisah dari pemiliknya dan bertanggung jawab atas hutang-hutangnya sendiri.

Pemilik hanya bertanggung jawab sebatas investasinya saja. Perusahaan perseroan terbatas merupakan suatu lembaga bisnis yang keberadaannya diakui oleh hukum dengan pemilik yang tidak berkaitan langsung dengan perusahaan dan tanda kepemilikan atas perusahaan diketahui lewat surat saham (sero = andil) yang dikuasainya.

Keuntungan dan kelemahan perseroan terbatas

Keuntungan

  • Tanggung jawab terbatas pada investasi pribadi di perusahaan (limited leability) pengadilan hanya dapat menyita dan menjual kekayaan perusahaan, tapi tidak dapat menyentuh milik pribadi para investor
  • Keahlian manajemen yang terspesialisasi
  • Kapasitas keuangan yang lebih luas, dan
  • Efek ekonomi positif atas operasi berskala besar

Kelemahannya

  • Sulit dan mahal untuk dibentuk dan dibubarkan
  • Pajak ganda, yakni dikenakan ke perusahaan dan pemegang saham
  • Pembatasan legal akibat jumlah undang-undang yang banyak

Nama Perseroan Terbatas (PT) di Amerika Serikat dan Kanada memakai “inc. (Incorporation), di Inggris “Ltd (Limited) dan di Australia “Pty. Ltd.  (Proprietary Limited).

Perseroan Terbatas

  1. PT TERBUKA (GO PUBLIK). adalah suatu perseroan terbatas yang dimiliki oleh masyarakat luas. Setiap masyarakat tidak dibatasi untuk membeli saham (tanda kepemilikan) perusahaan.

  2. PT TERTUTUP. adalah PT pemiliknya hanyalah orang-orang tertentu. Saham dari PT tertutup ini tidak dijual secara bebas. PT tertutup ini dimiliki oleh orang-orang yang mempunyai hubungan psikologis dan hubungan emosional yang kuat misal saudara, famili,  atau sahabat dekat.

  3. PT TIDAK AKTIF. adalah PT yang telah tidak bekerja (tidak melaksanakan) aktivitasnya akan tetapi secara hukum keberadaannya masih diakui. Seringkali PT ini disebut juga PT Kosong.

  4. PT ASING. adalah PT yang pemegang sahamnya seluruhnya adalah orang warga negara asing. Jenis perusahaannya dinamakan perusahaan dengan modal asing (penanaman modal asing).

  5. PT DOSMESTIK. adalah suatu PT dimana para pemegang sahamnya adalah orang dalam negeri dan perusahaannya beroperasi di dalam negeri.

  6. PT MULTINASIONAL. Adalah PT dengan para pemegang sahamnya aneka warga negara asing dan mungkin juga didalamnya ada warga negara domestik.

Koperasi Indonesia

Selain bentuk-bentuk usaha sebagaimana disebutkan di atas, kita masih mengenal bentuk usaha perkumpulan koperasi.

Bentuk usaha ini diatur dalam UU No. 25 Tahun 1992 tentang perkoperasian, yakni badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi yang berlandaskan kegiatannya pada prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi kerakyatan yang berdasar azas kekeluargaan.

Kesemua bentuk perusahaan (perseorangan, persekutuan, perseroan terbatas, perusahaan koperasi, perusahaan daerah dan perusahaan negara) adalah perusahaan yang semata-mata berwatak ekonomi, yaitu mengejar laba dengan menerapkan prinsip-prinsip ekonomi,  sedangkan koperasi di samping berwatak ekonomi juga berwatak sosial.

Walaupun demikian, ketujuh bentuk organisasi bisnis tersebut untuk dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya, pemilik atau para pengelolanya mutlak harus memperoleh laba.

Prinsip Dasar Keanggotan Koperasi

  1. Bersifat suka rela
  2. Pengelola asetnya demokratis
  3. Pembagian sisa hasil usaha secara proporsional
  4. Pemberian balas jasa terbatas
  5. Adanya pendidikan dan kerja sama untuk penelitian dan pengembangan koperasi.

Jenis-jenis Koperasi

Koperasi Primer adalah koperasi yang anggotanya terdiri atas orang seorang sampai jumlah 20 orang atau lebih.

Koperasi Pusat merupakan kumpulan dari lima koperasi primer atau lebih. Koperasi pusat ini beranggotakan lima atau lebih koperasi primer yang sudah berbadan hukum

Koperasi gabungan. Ini adalah kumpulan koperasi pusat yang berjumlah paling sedikit tiga koperasi pusat

Induk Koperasi. Kumpulan tiga koperasi gabungan yang berbadan hukum atau lebih dengan wilayah kerja meliputi seluruh Indonesia.

Baca: Yusuf, Syahrial, 2010, Entrepreneurship. Lentera Ilmu

30 thoughts on “Bentuk Usaha dan Kepemilikan

  • 19 Maret 2020 pada 11:36
    Permalink

    Usaha Itu kegiatan atau organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen untuk mendapatkan laba. Usaha atau bisnis memiliki beberapa bentuk yaiti abentuk kepemilikan perseorangan, bentuk kepemilikan persekutuan dan juga perseroan terbatas. Dalam usaha atau bisnis juga ada yang namanya bisnis kecil. Masing2 mempunyai kelebihan dan kekurangan.

    Balas
  • 19 Maret 2020 pada 11:45
    Permalink

    Dunia ekonomi tidak akan pernah lepas dari bisnis. Karena bisnis membuat kesejahteraan masyarakat dan nasional meningkat. Dengan bisnis, banyak tercipta lapangan pekerjaan sehingga kebutuhan masyarakat terpenuhi. Bisnis pun mampu mengubah seseorang (pelaku bisnis) menjadi mandiri, kreatif dan inovatif.

    Balas
    • 19 Maret 2020 pada 14:59
      Permalink

      Secara garis besar bisnis dikategorikan dalam tiga bentuk usaha, yakni: Usaha Perseorangan, Persekutuan atau Perseroan Terbatas. Masing2 kategori
      tentunya memiliki keunikannya masing-masing.

      1. Usaha Perseorangan
      Usaha perseorangan merupakan bentuk usaha yang paling umum dan paling sederhana karena tidak ada perbedaan hukum yang memisahkan status pemilik tunggal sebagai individu dengan statusnya sebagai pemilik bisnis. 

      Keuntungan:
      *Mudah didirikan dan mudah dibubarkan
      *Seluruh laba dapat ditahan pemilik
      *Sangat fleksibel dalam pengambilan keputusan

      Kerugian:
      *Utang menjadi tanggung jawab pemilik
      *Keterbatasan modal dan pendanaan
      *Keterbatasan manajerial dari pemilik, dan
      *Kelanjutan usaha dapat berakhir bila pemiliknya meninggal, pailit atau gagal
      *Seringkali tidak tahan atas goncangan perekonomian.

      2. Persekutuan
      Persekutuan adalah bentuk kepemilikan usaha dengan dua pemilik atau lebih yang bersama-sama mengelola perusahaan dan bertanggung jawab atas aliran dana termasuk utang-utangnya. Biasanya berbentuk CV dimana tidak ada batasan besar dana yang harus disertakan dan laba dapat berasal dari investor luar.

      Keuntungan :
      *Mudah dibuat
      *Sumber investasi dana lebih banyak, dan
      Keahlian, pengetahuan, dan keterampilannya saling melengkapi.
      *Lebih mudah berkembang

      Kelemahannya:
      *Rentan terhadap konflik pribadi
      *Sulit dibubarkan
      *Semua sekutu ikut menanggung utang yang terjadi atau yang dibuat satu orang
      *Sulit mengalihkan kepemilikan tanpa seizin sekutu yang lain.

      3. Perseroan Terbatas (Coorporation)
      Perseroan Terbatas adalah usaha yang berdiri sebagai suatu entitas legal yang terpisah dari pemiliknya dan bertanggung jawab atas hutang-hutangnya sendiri. Pemilik hanya bertanggung jawab sebatas investasinya saja. 

      Keuntungan :
      *Tanggung jawab terbatas pada investasi pribadi di perusahaan (limited leability) pengadilan hanya dapat menyita dan menjual kekayaan perusahaan, tapi tidak dapat menyentuh milik pribadi para investor
      *Keahlian manajemen yang terspesialisasi
      *Kapasitas keuangan yang lebih luas, dan
      *Efek ekonomi positif atas operasi berskala besar

      Kelemahannya :
      *Sulit dan mahal untuk dibentuk dan dibubarkan
      *Pajak ganda, yakni dikenakan ke perusahaan dan pemegang saham
      *Pembatasan legal akibat jumlah undang-undang yang banyak.

      Tentunya ada banyak lagi jenis usaha dan kepemilikan selain yg tersebut di atas beserta dg kelebihan dan kekurangan di masing2 usaha. Namun apapun jenis usahanya maka yang paling penting adalah mempelajari dg betul tentang
      bagaimana teknik usaha, dan apa yang akan dilkukan sebelum membuat usaha sendiri, maupun usaha dg perusahaan lain.
      Ekonomi Indonesia akan bertumbuh pesat jika banyaknya entrepreneur muda yang mampu berusaha sendiri. Maka dari itu diharapkan untuk generasi muda untuk tidak takut dalam membuka peluang usaha sendiri.

      Balas
  • 19 Maret 2020 pada 11:45
    Permalink

    Bentuk Usaha dan Kepemilikan
    Setiap bisnis dikategorikan dalam tiga bentuk usaha: Bentuk Usaha Perseorangan, Persekutuan dan Perseroan Terbatas yang mempunyai kekurangan dan kelebihan mansing- masing

    Usaha Perseorangan
    Usaha perseorangan merupakan bentuk usaha yang paling umum dan paling sederhana karena tidak ada perbedaan hukum yang memisahkan status pemilik tunggal sebagai individu dengan statusnya sebagai pemilik bisnis.

    Persekutuan
    Persekutuan adalah bentuk kepemilikan usaha dengan dua pemilik atau lebih yang bersama-sama mengelola perusahaan dan bertanggung jawab atas aliran dana termasuk utang-utangnya. Pemilik perusahaan tunduk pada aturan main yang ditetapkan oleh perusahaan.

    Perseroan Terbatas (Coorporation)
    Perseroan Terbatas adalah usaha yang berdiri sebagai suatu entitas legal yang terpisah dari pemiliknya dan bertanggung jawab atas hutang-hutangnya sendiri.

    Koperasi Indonesia
    badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi yang berlandaskan kegiatannya pada prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi kerakyatan yang berdasar azas kekeluargaan..

    Jenis-jenis Koperasi meliputi :
    Koperasi Primer
    Koperasi Pusat
    Koperasi Gabungan.
    Induk Koperasi.

    Balas
  • 19 Maret 2020 pada 11:49
    Permalink

    Bentuk usaha dan kepemilikan.
    1.usaha perseorangan
    Yaitu usaha yang paling sederhana dan paling umum karena perusahaan dimiliki oleh satu orang, maka jika usaha tersebut memperoleh laba dan rugi akan ditanggung sendiri.
    2.bentuk persekutuan
    Yaitu usaha yang dimiliki atau dijalankan dua orang atau lebih.usaha tersebut akan dikelola bersama dan menjadi tanggung jawab bersama.
    3.perseroan terbatas (coorporation)
    Yaitu lembaga bisnis yang diakui oleh hukum dengan pemilik yang tidak berkaitan langsung dengan perusahaan. Tanda kepemilikan perusahaan tersebut diketahui lewat surat saham (sero=andil) yang dikuasai.
    Perseroan terbatas biasanya suatu perusahaan yang ingin bekerja sama atau menanamkan sahamnya ke perusahaan lain guna untuk mencapai keuntungan.

    Balas
  • 19 Maret 2020 pada 11:56
    Permalink

    1.Perusahaan perseorangan adalah perusahaan yang dimiliki oleh satu orang. Karena perusahaan milik satu orang, jika laba akan dimiliki oleh satu orang dan jika rugi akan di tanggung oleh dia sendiri, keuntungan didalam perusahaan perseorangan adalah mudah diirikan, laba dapat ditahan keseluruhan nya oleh pemilik dan juga sangat fleksibel dalam pengambilan keputusan. Bukan hanya keuntungan, didalam sebuah perusahaan perseorangan juga terdapat kerugian seperti utang menjadi tanggung jawab pemilik, keterbatasan dalam modal dan usaha dapat berakhir jika pemilik nya meninggal pailit atau gagal, perusahaan perseorangan juga seringkali tidak tahan atas guncangan perekonomian.
    2.Persekutuan adalah bentuk kepemilikan usaha dengan dua pemilik atau lebih yang bersama-sama mengelola perusahaan dan bertanggung jawab atas aliran dana termasuk utang-utangnya. Keuntungan didalam sebuah persekutuan adalah mudah dibuat
    Sumber investasi dana lebih banyak, dan
    Keahlian, pengetahuan, dan keterampilannya saling melengkapi, lebih mudah berkembang. Terdapat juga kelemahan seperti rentan terhadap konflik pribadi, sulit dibubarkan, semua sekutu ikut menanggung utang yang terjadi atau yang dibuat satu orang, sulit mengalihkan kepemilikan tanpa seizin sekutu yang lain.

    Balas
  • 19 Maret 2020 pada 12:03
    Permalink

    1.Perusahaan perseorangan adalah perusahaan yang dimiliki oleh satu orang. Karena perusahaan milik satu orang, jika laba akan dimiliki oleh satu orang dan jika rugi akan di tanggung oleh dia sendiri, keuntungan didalam perusahaan perseorangan adalah mudah diirikan, laba dapat ditahan keseluruhan nya oleh pemilik dan juga sangat fleksibel dalam pengambilan keputusan. Bukan hanya keuntungan, didalam sebuah perusahaan perseorangan juga terdapat kerugian seperti utang menjadi tanggung jawab pemilik, keterbatasan dalam modal dan usaha dapat berakhir jika pemilik nya meninggal pailit atau gagal, perusahaan perseorangan juga seringkali tidak tahan atas guncangan perekonomian.
    2.Persekutuan adalah bentuk kepemilikan usaha dengan dua pemilik atau lebih yang bersama-sama mengelola perusahaan dan bertanggung jawab atas aliran dana termasuk utang-utangnya.Keuntungan didalam sebuah persekutuan adalah mudah dibuat, sumber investasi dana lebih banyak, dan keahlian, pengetahuan, dan keterampilan nya saling melengkapi, lebih mudah berkembang. Terdapat juga kelemahan seperti rentan terhadap konflik pribadi, sulit dibubarkan, semua sekutu ikut menanggung utang yang terjadi atau yang dibuat satu orang, sulit mengalihkan kepemilikan tanpa seizin sekutu yang lain.

    Balas
  • 19 Maret 2020 pada 12:09
    Permalink

    Berarti berbeda beda pendapat jika melakukan sebuah bisnis tersebut
    Kalau saya lebih memilih perorangan karena bisa mudah dirikan sensiri dan bisa dibubarkan
    Karena kita bisa berusaha dari modal kecil sampai modal besar

    Balas
  • 19 Maret 2020 pada 12:22
    Permalink

    Assalamualaikum????????
    Dari penjelasan mengenai bentuk usaha dan kepemilikan dalam materi tersebut, saya ingin meringkas atau memberi kesimpulan dari pendapat saya sendiri, yaitu:
    1.    Bagi pengusaha baru yang ingin mendirikan usaha dan bekerjasama dengan para koleganya perlu dipahami dulu macam-macam jenis bentuk usahanya.
    2.    Perlu diperhatikan pula mengenai modal, dasar hukum dan pembagian kekuasaan bagi para stokeholder.
    3.    Patuhi prosedur dan aturan yang berlaku dalam mendirikan usaha.
    Selain itu saya dapat memahami beberapa aspek, seperti:
    -mengetahui ruang lingkup Perusahaan Perorangan
    -mengetahui ruang lingkup Firma
    -mengetahui ruang lingkup persekutuan itu bagaimana
    -ruang lingkup perseroan
    Dan mengenai Koperasi indonesia baik mengenai prinsip , jenis”, serta keuntungan dan kelebihan dari setiap ruang lingkup lainnya.

    Sekian Pendapat serta ringkasan yang saya berikan, Terimakasih! ????

    Balas
    • 24 Maret 2020 pada 14:09
      Permalink

      Dalam bentuk usaha dan kepemilikan, beberapa jenis yang menjadi sebuah acuan untuk berkembangnya perekonomian, salah satu bentuk usaha yang paling umum dan sederhana dibuat untuk memajukan perekonomian, usaha yang dimiliki perseorangan dan tidak terkait atau dipisah dan dimiliki secara tunggal dari hal tersebut ada kendala atau kerugian yang akan menghambat perekonomian ketika keterbatasan dan pendanaan proses bisnis tidak akan berlanjur dan akan berdampak pada hutang yang harus ditanggung secara pribadi,
      akan tetapi berbeda dengan koperasi indonesia yang sudah diatur oleh UU No. 25 tahun 1992 tentang perkoperasian yang mana badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi yang berlandaskan kegiatannya pada prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi kerakyatan yang berdasar azas kekeluargaan. Ketika proses bisnis menurun akan dilakukan proses tanggungan secara menyeluruh atau beranggota, dan keuntungannya juga koperasi mengejar laba dengan menerapkan prinsip-prinsip ekonomi yang lebih memepermudah kepada anggota karena dibagi dalam tugas masing masing.

      Balas
  • 19 Maret 2020 pada 12:27
    Permalink

    Saya lebih tertarik pada topik Perseroan Terbatas (PT
    yang merupakan salah satu bentuk badan usaha yang paling banyak disukai dan dipilih oleh pelaku bisnis dibandingkan dengan badan hukum lainnya. Selain itu, secara fungsional PT dapat digunakan sebagai sarana untuk menunjang dan melakukan kegiatan roda ekonomi nasional, tanpa terbatas kepada pra pelaku usaha apakah itu kontraktor, bankir, agen, pialang dan sebagainya. Di samping itu, PT juga tidak mungkin dapat dipisahkan dengan kebutuhan kelembagaan suatu usaha. Tetapi lebih dari itu para pelaku skala mikro, kecil, UKM (start up company), skala usaha besar dan perusahaan publik lebih memilih PT sebagai kendaraan usahanya.

    Balas
  • 19 Maret 2020 pada 13:18
    Permalink

    bisnis emng penting dkhdpan skrg,karena dengan berbisnis lah kita dapat menghasil kan keuntungan yang lebih besar.

    Balas
  • 19 Maret 2020 pada 14:14
    Permalink

    1.Usaha perseorangan adalah usaha yang tidak ada perbedaan hukum yang memisahkan status pemilik tunggal sebagai individu dengan status sebagai pemilik bisnis
    2.Usaha persekutuan adalah kepemilikan usaha dengan dua pemilik atau lebih . Ada juga mengelola usaha tersebut bersama sama dan bertanggung jawab atas aliran dan hutan-hutang nya.

    Balas
  • 19 Maret 2020 pada 14:18
    Permalink

    Bentuk Usaha dan Kepemilikan
    Setiap bisnis dapat dikategorikan dalam tiga bentuk usaha, yakni: Usaha Perseorangan, Persekutuan atau Perseroan Terbatas.

    1.Usaha Perseorangan
    Usaha perseorangan merupakan bentuk usaha yang paling umum dan paling sederhana karena tidak ada perbedaan hukum yang memisahkan status pemilik tunggal sebagai individu dengan statusnya sebagai pemilik bisnis.

    2.Persekutuan
    Persekutuan adalah bentuk kepemilikan usaha dengan dua pemilik atau lebih yang bersama-sama mengelola perusahaan dan bertanggung jawab atas aliran dana termasuk utang-utangnya.

    3.Perseroan Terbatas (Coorporation)
    Perseroan Terbatas adalah usaha yang berdiri sebagai suatu entitas legal yang terpisah dari pemiliknya dan bertanggung jawab atas hutang-hutangnya sendiri.

    4.Perseroan Terbatas
    PT TERBUKA (GO PUBLIK). adalah suatu perseroan terbatas yang dimiliki oleh masyarakat luas. Setiap masyarakat tidak dibatasi untuk membeli saham (tanda kepemilikan) perusahaan
    PT TERTUTUP. adalah PT pemiliknya hanyalah orang-orang tertentu. Saham dari PT tertutup ini tidak dijual secara bebas.

    PT TIDAK AKTIF.
    adalah PT yang telah tidak bekerja (tidak melaksanakan) aktivitasnya akan tetapi secara hukum keberadaannya masih diakui. Seringkali PT ini disebut juga PT Kosong.

    PT ASING.
    adalah PT yang pemegang sahamnya seluruhnya adalah orang warga negara asing. Jenis perusahaannya dinamakan perusahaan dengan modal asing (penanaman modal asing).

    PT DOSMESTIK.
    adalah suatu PT dimana para pemegang sahamnya adalah orang dalam negeri dan perusahaannya beroperasi di dalam negeri.

    PT MULTINASIONAL.
    Adalah PT dengan para pemegang sahamnya aneka warga negara asing dan mungkin juga didalamnya ada warga negara domestik.

    Jenis-jenis Koperasi
    1.Koperasi Primer.
    2.Koperasi Pusat.
    3.Koperasi gabungan.
    4.Induk Koperasi.

    Balas
  • 19 Maret 2020 pada 15:19
    Permalink

    Setelah saya membaca topik ini saya dapat simpulkan bahwa
    Sebuah usaha itu adalah transaksi yang dilakukan atau kegiatan yang dilakukan untuk mendapat kan suatu keuntungan.
    Apabila ingin membuka sebuah usaha perlu kita ketahui bahwa usaha ada tiga bentuk, yaitu Usaha Perseorangan, Persekutuan atau Perseroan Terbatas.

    Perseorangan itu adalah bentuk usaha tunggal,atau usaha yang dibangun oleh satu orang saja, keuntungan dan kerugiannya dalam usaha hanya dia saja yang ketahui.

    Persekutuan adalah bentuk usaha yang dimiliki oleh dua pemilik contoh nya yaitu seperti CV. SINAR MULIA dan lainnya

    Dan yang terakhir yaitu Perseroan adalah usaha yang berdiri sebagai suatu entitas legal yang terpisah dari pemiliknya dan bertanggung jawab atas hutang-hutangnya sendiri.

    Balas
  • 24 Maret 2020 pada 13:46
    Permalink

    Bentuk usaha menurut saya yaitu
    Karena pemilik hanya satu orang, maka usaha-usaha yang dilakukan untuk memperoleh sumber dana hanya bergantung pada kemampuannya.

    1.usaha perseorangan
    Yaitu usaha yang paling sederhana dan paling umum karena perusahaan dimiliki oleh satu orang, maka jika usaha tersebut memperoleh laba dan rugi akan ditanggung sendiri.

    2.bentuk persekutuan
    Yaitu usaha yang dimiliki atau dijalankan dua orang atau lebih.usaha tersebut akan dikelola bersama dan menjadi tanggung jawab bersama.

    3.perseroan terbatas (coorporation)
    Yaitu lembaga bisnis yang diakui oleh hukum dengan pemilik yang tidak berkaitan langsung dengan perusahaan. Tanda kepemilikan perusahaan tersebut diketahui lewat surat saham (sero=andil) yang dikuasai.
    Perseroan terbatas biasanya suatu perusahaan yang ingin bekerja sama atau menanamkan sahamnya ke perusahaan lain guna untuk mencapai keuntungan.

    Balas
  • 24 Maret 2020 pada 13:50
    Permalink

    Organisasi bisnis perorangan
    Organisasi bisnis perorangan dijalankan seorang pribadi. Toko kelontong pribadi di rumah sendiri merupakan contoh usaha perorangan. Pemilik usaha ini bertanggung jawab terhadap seluruh operasional usahanya. Jika usahanya punya hutang maka dia sendiri harus melunasi hutangnya termasuk menjual aset-aset pribadinya. Meskipun demikian pencatatan transaksi keuangan harus ada pemisahan antara transaksi usaha dan transaksi pribadi.

    Organisasi bisnis persekutuan
    Organisasi bisnis persekutuan didirikan dua orang atau lebih. Jika terjadi hutang maka anggota-anggotanya harus bertanggung jawab untuk melakukan pelunasan. Terkait pencatatan transaksi, organisasi bisnis persekutuan harus memisahkan transaksi usaha dan transaksi pribadi masing-masing anggotanya.

    Organisasi bisnis perseroan terbatas atau PT
    Organisasi bisnis perseroan terbatas merupakan kumpulan saham-saham yang disetor para pendirinya. Secara hukum, jika terjadi hutang yang harus dilunasi maka resiko pemilik perusahaan hanya sebatas saham yang disetorkannya. Dengan demikian maka resiko organisasi bisnis PT lebih kecil dilihat dari kewajiban pribadi. Organisasi bisnis dengan PT memerlukan syarat-syarat pendirian yang lebih kompleks dibandingkan dengan organisasi bisnis perorangan dan persekutuan, tetapi organisasi bisnis dengan bentu PT lebih mudah berinteraksi dengan institusi lain. Pencatatan transaksi keuangan atau akuntansi harus rapi dan harus dan tentu saja transaksi yang dicatat adalah transaksi bisnis perusahaan.

    Balas
  • 24 Maret 2020 pada 13:51
    Permalink

    Bisnis adalah upaya terorganisir individu untuk menghasilkan dan menjual untuk keuntungan, barang dan jasa yang memuaskan kebutuhan masyarakat Istilah bisnis umum mengacu pada semua upaya tersebut dalam suatu industri.
    Bisnis ialah suatu suatu kegiatan usaha individu yang terorganisasi untuk menghasilkan dan menjual barang dan jasa guna mendapatkan keuntungan dalam memenuhi keuntungan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan ada dalam industry. Orang yang mengusahan uang dan waktunya dengan menanggung resiko dalam menjalankan kegiatan bisnis disebut Entrepreneur.
    sekumpulan aktifitas yang dilakukan untuk menciptakan dengan cara mengembangkan dan mentranformasikan berbagai sumber daya menjadi barang atau jasa yang diinginkan konsumen.
    kebutuhan masyarakat meningkat, maka lembaga bisnis pun akan meningkat pula perkembangannya untuk memenuhi kebutuhan tersebut, sambil memperoleh laba.

    Balas
  • 24 Maret 2020 pada 13:55
    Permalink

    Berarti berbeda beda pendapat jika melakukan sebuah bisnis tersebut
    Kalau saya lebih memilih perorangan karena bisa mudah dirikan sensiri dan bisa dibubarkan
    Karena kita bisa berusaha dari modal kecil sampai modal besar, dan perorangan sangat mendorong saya di dalam bidang perekonomian.

    Balas
  • 24 Maret 2020 pada 14:00
    Permalink

    1. Usaha perseorangan adalah perusahaan yang dimiliki oleh satu orang. Karena perusahaan milik satu orang, jika laba akan dimiliki oleh satu orang dan jika rugi akan ditanggung oleh dia seorang diri. Jika perusahaan bangkrut sedang perusahaan masih mempunyai utang kepada pihak lain, maka harta pribadinya akan menjadi tanggungan untuk melunasi semua hutangnya. Memiliki perusahaan dengan kepemilikan perseorangan mempunyai keuntungan dan kerugian. Keuntungannya adalah mudah didirikan dan laba menjadi hak sendiri atau pribadi. Kerugiannya adalah utang menjadi tanggung jawab sendiri atau pribadi dan terbatas produk atau yg lainnya.
    2. Persekutuan adalah bentuk kepemilikan usaha dengan dua pemilik atau lebih yang bersama-sama mengelola perusahaan dan bertanggung jawab atas aliran dana termasuk utang-utangnya. Umumnya persekutuan berbentuk firma atau persekutuan komanditer (CV), dimana tidak ada batasan besar dana yang harus disertakan dan laba dapat berasal dari investor luar. Keuntungannya adalah mudah dibuat dan sumber dana lebih banyak. Kelemahannya adalah sulit dibubarkan dan rentan terhadap konflik pribadi.
    3. Perseorangan terbatas adalah usaha yang berdiri sebagai suatu entitas legal yang terpisah dari pemiliknya dan bertanggung jawab atas hutang-hutangnya sendiri. Pemilik hanya bertanggung jawab sebatas investasinya saja. Keuntungannya adalah kapasitas keuangan lebih luas dan tanggung jawab terbatas terhadap investasi. Kelemahannya adalah sulit dan mahal untuk dibentuk dan dibubarkan.
    4. Koperasi indonesia atau badan hukum koperasi yang berlandaskan kegiatannya pada prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi kerakyatan yang berdasar azas kekeluargaan.
    Jenis koperasi yaitu
    1. Koperasi Primer adalah koperasi yang anggotanya terdiri atas orang seorang sampai jumlah 20 orang atau lebih.
    2. Koperasi Pusat merupakan kumpulan dari lima koperasi primer atau lebih. Koperasi pusat ini beranggotakan lima atau lebih koperasi primer yang sudah berbadan hukum
    3. Koperasi gabungan. Ini adalah kumpulan koperasi pusat yang berjumlah paling sedikit tiga koperasi pusat
    4. Induk Koperasi. Kumpulan tiga koperasi gabungan yang berbadan hukum atau lebih dengan wilayah kerja meliputi seluruh Indonesia.

    Balas
  • 24 Maret 2020 pada 14:03
    Permalink

    Assalamualaikum
    Setelah saya membaca blog ini, saya akan menyimpulkan tentang topik ini Yang berjudul tentang Bentuk Usaha dan Kepemilikan. Seperti Yang sudah Kita ketahui bisnis dapat di katagorikan mennjadi 3 bentuk, yaitu di antaranya adalah Usaha Perseorangan, Persekutuan atau Perseroan Terbatas.

    -Usaha perseorangan merupakan bentuk usaha yang paling umum dan paling sederhana karena tidak ada perbedaan hukum yang memisahkan status pemilik tunggal sebagai individu dengan statusnya sebagai pemilik bisnis.
    – Persekutuan adalah bentuk kepemilikan usaha dengan dua pemilik atau lebih yang bersama-sama mengelola perusahaan dan bertanggung jawab atas aliran dana termasuk utang-utangnya.
    – perseroan terbatas
    – PT TERBUKA (GO PUBLIK) adalah suatu perseroan terbatas yang dimiliki oleh masyarakat luas.
    – PT TERTUTUP adalah PT pemiliknya hanyalah orang-orang tertentu.
    – PT TIDAK AKTIF adalah PT yang telah tidak bekerja (tidak melaksanakan) aktivitasnya akan tetapi secara hukum keberadaannya masih diakui.
    – PT ASING adalah PT yang pemegang sahamnya seluruhnya adalah orang warga negara asing.
    – PT DOSMESTIK adalah suatu PT dimana para pemegang sahamnya adalah orang dalam negeri dan perusahaannya beroperasi di dalam negeri.
    – PT MULTINASIONAL Adalah PT dengan para pemegang sahamnya aneka warga negara asing dan mungkin juga didalamnya ada warga negara domestik.

    Selain bentuk bentuk usaha Yang telah di sebutkan, Ada lagi Salah satu bentuk usaha di Indonesia, yaitu koperasi Indonesia.
    Koperasi terbagi menjadi 4 yaitu :
    1. Koperasi primer
    2. Koperasi pusat
    3. Koperasi gabungan
    4. Induk koperasi.

    Balas
  • 24 Maret 2020 pada 14:04
    Permalink

    Bisnis dalam segi usaha Perseorangan, Persekutuan ataupun Perseroan Terbatas secara umum tetap tidak terlepas dari kegiatan produksi, pembelian, penjualan, atau pertukaran barang dan jasa.

    Pelaku bisnis menciptakan dan menjual produk untuk bisa menghasilkan laba atau keuntungan. Berasal dari kata business yang artinya kesibukan, bisnis secara umum memiliki pengertian sebagai,

    ”Aktivitas yang dapat memberikan keuntungan pada pelakunya.”

    Balas
  • 24 Maret 2020 pada 14:04
    Permalink

    Dari materi di atas dapat saya simpulkan :
    bahwa dunia ekonomi tidak pernah lepas dari bisnis. Karena berbisnis mampu membuat kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan tarif hidup,dengan berbisnis mampu menciptakan lapangan pekerjaan sehingga kebutuhan masyarakat terpenuhi. Bisnis pun mampu merubah seseorang pelaku bisnis menjadi kreatif,inovatif dan mandiri.
    Dapat disimpulkan juga usaha adalah kegiatan yang dilakukan untuk memperoleh suatu keuntungan.
    Apabila kita ingin mendirikan sebuah usaha perlu kita pahami bahwa usaha ada tiga bentuk, yaitu Usaha Perseorangan, Persekutuan atau Perseroan Terbatas.

    Perseorangan:
    itu adalah bentuk usaha tunggal keuntungan dan kerugian dalam usahanya maka hanya dirinya sendiri yang mengetahuinya.

    Persekutuan:
    adalah bentuk kepemilikan usaha dengan dua pemilik atau lebih yang bersama-sama mengelola perusahaan dan bertanggung jawab atas aliran dana termasuk utang-utangnya kerugian dan keutungannya di bagi secara merata.

    Perseroan Terbatas:
    adalah usaha yang berdiri sebagai suatu entitas legal yang terpisah dari pemiliknya dan bertanggung jawab atas hutang-hutangnya sendiri. Pemilik hanya bertanggung jawab sebatas investasinya saja. Perusahaan perseroan terbatas merupakan suatu lembaga bisnis yang keberadaannya diakui oleh hukum dengan pemilik yang tidak berkaitan langsung dengan perusahaan dan tanda kepemilikan atas perusahaan diketahui lewat surat saham (sero = andil) yang dikuasainya.

    Balas
  • 24 Maret 2020 pada 14:09
    Permalink

    Usaha dibagi menjadi 3 bentuk, yaitu usaha perseorangan, persekutuan atau perseroan terbatas.
    1. Usaha Perseorangan

    Usaha perseorangan merupakan bentuk usaha yang paling umum dan paling sederhana karena tidak ada perbedaan hukum yang memisahkan status pemilik tunggal sebagai individu dengan statusnya sebagai pemilik bisnis.
    Untungnya usaha tersebut adalah lebih fleksibel dan segala laba menjadi milik pribadi

    2. Persekutuan
    Persekutuan adalah bentuk kepemilikan usaha dengan dua pemilik atau lebih yang bersama-sama mengelola perusahaan dan bertanggung jawab atas aliran dana termasuk utang-utangnya.
    Untungnya bentuk usaha ini adalah sumber investasi lebih besar, lebih mudah berkembang. Akan tetapi bentuk usaha persekutuan rentan terhadap konflik pribadi dan harus tunduk kepada atasan.

    Dan ini semua adalah bentuk usaha yang bersifat ekonomi, yaitu memegang prinsip ekonomi yang semata-mata mengejar laba, lain dengan hal nya koperasi yang bersifat suka rela

    Balas
  • 24 Maret 2020 pada 14:12
    Permalink

    Dalama usaha ada 3 bentuk
    Yaitu usaha perseorangan, persekutuan, atau perseroan terbatas

    * USAHA PERSEORANGAN
    Merupakan bentuk usaha yang paling umum dan paling sederhana karena ditanggung oleh dia sendiri karena usaha milik satu orang dan apabila mendapatkan laba ataupun rugi ya juga akan di tanggung sendiri

    * PERSEKUTUAN
    Merupakan bentuk kepemilikan usaha dengan dua pemililik atau lebih yang tugasnya sama-sama mengelola perusahaan dan bertanggunh jawab atas aliran dana, khusus untuk CV bertanggung jawab atas utang utang sekutu kamanditer hanya sebatas investasi

    * PERSEROAN TERBATAS
    Merupakan usaha yang berdiri sendiri sebagai suatu entitas yang terpisah dari pemiliknya, pemilik hanya bertanggung jawab sebatas investasinya saja

    Balas
  • 24 Maret 2020 pada 14:14
    Permalink

    Bentuk Usaha dan Kepemilikan
    Setiap bisnis dikategorikan dalam tiga bentuk usaha:
    •Bentuk Usaha Perseorangan
    bentuk usaha tunggal usaha yang
    dibangun oleh satu orang saja.
    •Persekutuan
    bentuk usaha yang dimiliki oleh dua
    pemilik
    •Perseroan Terbatas
    usaha yang berdiri sebagai suatu entitas
    legal yang terpisah dari pemiliknya dan
    bertanggung jawab atas hutang-
    hutangnya sendiri.
    Dan masing – masing mempunyai kelebihan dan kekurangan.

    Koperasi Indonesia
    badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi yang berlandaskan kegiatannya pada prinsip koperasi.

    Jenis-jenis Koperasi meliputi :
    Koperasi Primer
    Koperasi Pusat
    Koperasi Gabungan.
    Induk Koperasi.

    Balas
  • 24 Maret 2020 pada 14:26
    Permalink

    Menurut saya dunia bisnis sangatlah penting krna dengan adanya berbisnis membuat Kita meraih keuntungan yang sangat banyak Dan dpat mensejahtrakan masyarakat dan nasional meningkat .
    Dengan adanya bisnis dpat menciptakan lapangan kerja dan itu juga sangat menguntungkan masyarakat bagi yang membutuhkannya.
    Dn kebutuhan masyarakat terpenuhi dngan adanya bisnis juga berdampak positif mampu merubah seseorang pelaku bisnis menjadi mandiri kreatif dn inovatif.Dalam dunia bisnis jga Ada nama ya bisnis kecil Dan masing masing mempunyai kekurangan Dan kelebihan

    Balas
  • 24 Maret 2020 pada 14:27
    Permalink

    Bisnis dapat dikategorikan dalam tiga bentuk usaha:perseorangan, persekutuan dan perseroan terbatas.
    Usaha perseroan merupakan bentuk usaha yang paling umum dan yang paling sedeehana karena tidak ada perbedaan hukum yang memisahkan status pemilik tunggal sebagai individu dengan statusnya sebagai pemilik bisnis.
    Usaha perseorangan meruapakan usaha bentuk yang paling umum dan paling sederhana karena tidak ada perbedaan hukum yang memisahkan status pemilik tunggal sebagai individu dengan statusnya sebagai pemilik bisnis.
    Keuntungan mudah didirikan dan di bubarkan
    Seluruh laba dapat di tahan pemiilik
    Sangat fleksibel dalam pengambilan keputuasan.

    Kerugian.
    Utang menjadi tanggung jawab pemiilik
    Kelanjutan usahanya dapat berakhir bila pemiliknya meninggal,palik atau gagal
    Sering kali tidak tahan atas goncangan perekomonian

    Balas
  • 24 Maret 2020 pada 14:33
    Permalink

    Menurut saya ada 3 macam bentuk usaha yaitu :
    1.usaha perserongan
    Adalah bentuk usaha yang paling umun atou sederhana karena tidak ada perbedaan hukum yang memisahkan status mereka dan merupakan perusahaan yang di miliki satu orang
    Keuntungan nya yaitu :
    Mudah didirikan
    Seruruh laba pada pemilik
    Kerugian nya yaitu:
    Utang menjadi tanggung pemilik
    Dan keterbatasan modal

    2.persekutuan
    Bentuk kepemilikan usaha dengan 2 pemilik yang sama sama mengelola perusahaan dan bertanggung jawab atas aliran dana termasuk utang utang nya
    Keuntungan :
    Mudah di buat
    Lebih mudah berkembang
    Kerugian :
    Rentang terhadap konflik
    Yang sulit di bubarkan
    3.perserongan terbatas
    Usaha yang terdiri sebagai suatu antitaslegas yang terpisah dari pemilik nya dan bertanggung jawab atas utang sendiri
    Keuntungan :
    Keahlian pada manajemen
    Kapasitas keuangan nya lebih besar
    Kelemahan :
    Sulit dan mahal utk di bentuk
    Pajaknya ganda

    Balas
  • 24 Maret 2020 pada 14:33
    Permalink

    Secara garis besar,berbisnis adalah transaksi atau perilaku atau kegiatan yg di lakukan untuk mendapatkan suatu keuntunga,karna dengan ekonomi pelaku bisni akan munju kepada kesejahteraan masyarakat Dan nasional,karna dengan berbisnis Kita bisa membuka lapengan kerja Dan meminimalisir pengangguran.
    Dalam berbisnis Kita harus siap dengan segala resiko, bisni sendiri mimiliki beberapa kategori di antaranya yaitu usaha perseorangan,persekutuan dan perseroan terbatas,Nah ketiga nya itu memiliki kelebihan Dan kekurangan.
    Kalau menurut saya sndri,saya lebih tertarik kepada bisni perseorangan, walaupun bnyak kekurangan nya tapi kebihannya sangat menarik,karna Kita bisa merintih sedikit Demi sedikit sehingga lama kelamaan menjadi besar

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *