LeadPreneurship Usaha Kecil dan Bisnis UKM

Pengantar

Seorang wirausahawan yang potensial adalah mereka yang memiliki semangat dan kemampuan teknis yang memadai. Mentalitas pantang menyerah itulah ciri khasnya. Sikap tersebut terbentuk karena keuletan mereka dalam menekuni usaha secara serius. Bisa dikatakan seorang wirausaha yang memiliki pengetahuan dan keterampilan handal. Namun bekal itu saja tidaklah cukup. Bekal lain yang mesti dimiliki diantaranya adalah kedisiplinan dan kepemimpinan.

Dalam topik kali ini penulis ingin mengulas tentang pentingnya LeadPreneurship Usaha Kecil dan Bisnis UKM. Mengapa hal ini penting? Beberapa alasan barangkali akan menjadi latar belakang diantaranya bahwa dalam mengelola bisnis seorang wirausahawan akan memimpin sekelompok orang sebagai alat untuk mencapai tujuan, minimal dia mampu memimpin diri sendiri. Oleh karenanya mengembangkan elemen-elemen kepemimpinan menjadi wajib bagi wirausahawan.

Apakah LeadPreneurship?

Menurut Dr. Syahrial Yusuf, SE. Dalam bukunya Entrepreneurship mendefinisikan LeadPreneurship yaitu seorang wirausahawan yang memiliki kualitas kepemimpinan yang tinggi di samping memiliki pengetahuan dan keterampilan kewirausahaan. Perpaduan inilah yang disebut LeadPreneurship.

Wirausahawan yang memiliki kualitas LeadPreneurship yang tinggi adalah mereka yang mampu untuk mengubah sumber daya yang sebelumnya bernilai rendah menjadi sumber daya yang bernilai tinggi melalui pengambilan risiko-risiko yang terukur serta kepemimpinan yang efektif.

Bagi seorang LeadPreneur apa yang dilihat oleh orang lain sebagai masalah justru bagi mereka merupakan sebagai peluang. Disinilah mentalitas kepemimpinan mereka diuji dan berperan untuk mengubah masalah menjadi peluang usaha. Lalu bagaimana untuk memiliki dan menjadi LeadPreneurship?

Kepribadian Seorang LeadPreneur

Untuk menjadi seorang LeadPreneur yang berkualitas tinggi harus memiliki beberapa kepribadian sebagai syarat utama, antara lain:

Self-Confident. Seorang wirausaha memerlukan rasa percaya diri yang kuat terhadap dirinya sendiri. Meyakini akan kebenaran dan ketepatan dalam membuat sebuah keputusan yang mempengaruhi perkembangan bisnisnya kedepan. Kepercayaan diri yang berkualitas juga dibutuhkan oleh LeadPreneur karena mereka memimpin orang lain dan mengarahkannya pada pencapaian visi dan misi organisasi bisnis yang telah ditetapkan sebelumnya. Skill kepemimpinan seorang LeadPreneur harus terus terasah dan teruji dalam setiap praktek kepemimpinan dalam menjalankan usahanya. Kepemimpinan bukanlah kata-kata biasa tanpa tenaga tetapi merupakan energi dan kekuatan yang dapat mempengaruhi hasil akhir dari sebuah perjalanan usaha. Oleh sebab itu seorang LeadPreneur abad 21 harus selalu memperbaharui model-model baru dalam praktek kepemimpinannya. Era telah berubah, zaman telah berganti. Kepemimpinan saat ini dituntut untuk mampu memberikan inspirasi bagi yang dipimpinnya. Menciptakan inovasi dalam tata kelola usahanya. Semua prasyarat ini mustahil dimiliki oleh seorang LeadPrenenur yang tidak memiliki pengetahuan, skill kepemimpinan dan tidak percaya diri (self-confident).

Komunikatif. Fungsi kepemimpinan dalam sebuah organisasi bisnis atau suatu unit usaha adalah sebagai pemegang tongkat komando. Ditangannyalah perintah atau intruksi dikeluarkan. Seperti seorang kapten yang dapat memberikan intruksi kepada pilot sebuah pesawat terbang. Bagi seorang LeadPreneur yang handal, skill komunikasi yang baik merupakan senjata ampuh yang dapat digunakan untuk menjembatani gap informasi, memecahkan berbagai masalah, lalu membuat keputusan dan mencairkan suasana kerja. Dengan komunikasi pula seorang Leadpreneur dapat menjangkau pengaruh yang lebih besar dari orang yang dipimpinnya dan menyampaikan setiap ide dan gagasannya agar para bawahannya dengan suka rela mau melaksanakan apa yang diinginkan. Model komunikasi kepemimpinan yang dibutuhkan adalah komunikasi persuasif dan aspiratif.

Berkepribadian Kharismatik (charismatic)

Biasanya, seorang LeadPreneur adalah seseorang yang memiliki wibawa atau mempunyai kharisma yang dapat mempesona orang lain. Dalam hal ini adalah orang-orang yang berada di bawah kepemimpinannya.

Pemimpin yang efektif adalah ketika seseorang mampu menggerakkan orang lain dengan tanpa memerintahkan orang lain dengan “tangan besi”. Kepemimpinan melalui kesederhanaan dan kerendahan hati serta pola pikir yang dianutnya, bukan dari segala atribut dan kekuasaan yang disandangnya.

Penuh Semangat dan Energik

Seorang LeadPreneur, di samping Memiliki kharisma dan karakter yang kuat juga adalah seseorang yang terlihat penuh semangat dan antusias dalam melakukan fungsinya sebagai seorang pemimpin (leader). Mereka harus menjadi sumber energi bagi segenap karyawan yang disampingnya.

Empati

Empati berarti memiliki kemampuan mengidentifikasi serta memahami situasi, perasaan, serta motif yang dimiliki oleh orang lain. Untuk itulah seorang LeadPreneur harus menjadi pendengar yang baik bagi orang-orang disekitarnya. Para karyawan harus dibesarkan hatinya. Dengan kemampuan untuk merasakan apa yang dirasakan oleh para bawahannya, maka kepemimpinannya akan memiliki nilai humanisme dan senang memperlakukan orang lain sebagai bagian dari dirinya, bahkan menganggap mereka sebagai sebuah keluarga besar. Spirit inilah yang dapat menjadikan seorang LeadPreneur akan berhasil dalam kepemimpinannya. Pada akhirnya segala tujuan organisasi atau perusahaan akan mudah dicapai.

Penutup

Demikian beberapa kepribadian yang harus dimiliki oleh seorang LeadPreneur dalam upaya menggerakkan orang lain dalam rangka untuk mencapai visi, misi, sasaran dan tujuan perusahaan yang telah ditetapkan sebelumnya. Penulis berpendapat bahwa atribut seorang LeadPreneur yang efektif adalah mereka yang memiliki hal-hal yang telah disebutkan diatas, disamping wajib memiliki pengetahuan yang luas dan keahlian teknis yang mumpuni dalam bidang usaha yang dijalaninya.

“jika ingin menjadi seorang pemimpin, maka belajarlah lebih dahulu sikap mau dipimpin”. Hamdani