Manajemen dan Pengembangan Sumber Daya Manusia

Sumber daya manusia memiliki arti penting bagi suatu kewirausahaan, karena pencapaian tujuan suatu usaha persaingan atau perusahaan dipengaruhi oleh kekuatan dan  kompetensi sumber daya manusia yang ada dalam perusahaan tersebut. Penyediaan SDM yang tepat sangat penting bagi seorang wirausaha. Produktivitas pada semua organisasi kewirausahaan ditentukan oleh bagaimana SDM berinteraksi dan bergabung untuk menggunakan sumber daya sistem manajemen.

Fungsi  manajemen ialah memberdayakan seluruh sumber daya  yang agar secara elektif dan efesien mencapai tujuan, sasaran,  dan target perusahaan. Dalam hal ini, suatu proses manajemen secara umum dalam rangka pencapaian tujuan organisasi meliputi suatu proses kegiatan (1) perencanaan, (2) pengorganisasian, (3) pelaksanaan,  dan (4) proses kontrol dan evaluasi.

Terkait dengan SDM suatu perusahaan, manajemen menjadi suatu mekanisme yang menganalisis dan mengelola kebutuhan SDM di sebuah perusahaan. Seorang wirausaha perlu mengidentifikasi dan membentuk/menarik tim yang kuat. Tim manajemen yang kuat akan membawa kekuatan yang lebih besar daripada usaha yang dilakukan oleh seorang wirausaha secara perorangan. Satu alasan bahwa sebuah tim dapat memberikan keragaman bakat untuk memenuhi berbagai kebutuhan penempatan karyawan (Longenecker, 2000).

Langkah-langkah Penyediaan SDM

Terdapat empat langkah dalam penyediaan SDM bagi organisasi kewirausahaan/perusahaan. Langkah-langkah tersebut adalah perekrutan, seleksi, pelatihan dan penilaian.

Pertama

Merupakan langkah pertama dalam penyediaan SDM  bagi organisasi kewirausahaan. Perekrutan adalah proses penyaringan awal dari calon SDM yang tersedia untuk mengisi suatu posisi. Tujuannya adalah mengumpulkan calon-calon pegawai atau tenaga kerja yang potensial bagi  pencapaian tujuan organisasi kewirausahaan.

Kedua

Seleksi merupakan langkah selanjutnya dalam penyediaan Sumber Daya Manusia. Seleksi adalah pemilihan individu untuk disewa dari semua individu-individu yang telah direkrut. Seleksi bergantung pada penarikan tenaga kerja.

Ketiga

Sesudah penarikan/perekrutan dan seleksi karyawan, langkah berikutnya adalah pelatihan. Pelatihan adalah proses pengembangan kualitas sumber daya manusia yang pada akhirnya akan membuat SDM tersebut menjadi lebih produktif. Pelatihan terhadap karyawan sebagai bagian dari manajemen SDM dapat memperbaiki produktivitas suatu usaha. Namun, sebelum dilakukan pelatihan, diperlukan suatu analisis kebutuhan pelatihan bagi karyawan.

Keempat

Penilaian, setelah individu-individu direkrut, diseleksi dan dilatih, langkah keempat adalah penilaian terhadap suatu hasil kerja.

Penilaian hasil kerja adalah proses kerja menelaah aktivitas produktif individu-individu di masa lalu untuk mengevaluasi sumbangan yang mereka buat dalam mencapai tujuan sistem manajemen.

Seperti halnya pelatihan, penilaian hasil kerja adalah aktivitas yang bersifat kontinyu dan dipusatkan pada SDM yang relatif baru maupun yang sudah mapan dalam perusahaan. Satu dari tujuan utamanya adalah untuk memberikan materi agar direspon oleh individu-individu dalam perusahaan mengenai seberapa baik mereka bisa menjadi lebih produktif.

Baca: Yusuf, syahrial, 2010. Entrepreneurship. Lentera Ilmu: Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *