Mengulik Ide Bisnis Menjadi Peluang Usaha

BISNIS – Menjalankan bisnis sebenarnya adalah hal yang mudah. Tidak ada kesulitan yang berarti.

Tetapi mengapa banyak orang yang gagal dalam bisnis mereka?

Beberapa penyebab bisa menjadi pemicu gagalnya sebuah usaha. Apalagi bila usaha tersebut baru dijalankan.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat tahun 2008, ditemukan sebanyak 80 persen usaha yang gagal adalah usaha baru atau di bawah 1 tahun.

Artinya tingkat resiko kegagalan usaha baru sangat tinggi. Ini lumrah dan normal.

Lalu bila dilihat faktor yang paling dominan menjadi pemicu atau penyebab kegagalan salah satunya adalah ide bisnis.

Alias tidak ada ide bisnis yang feasible untuk dijalankan.

Nah begitu pentingnya soal ide bisnis untuk mencapai kesuksesan usaha, baik ide awal maupun ide pengembangan.

Langkah pertama; milikilah ide terlebih dahulu. Ide produk dan ide bagaimana konsep bisnis akan dijalankan.

Boleh saja idenya sederhana, tidak masalah. Yang terpenting adalah realistis dan ide tersebut bisa dilaksanakan.

Langkah kedua; kajilah semua ide yang ada. Lalu pilih yang paling potensial untuk dibisniskan.

Biasanya dalam ilmu bisnis disebut uji kelayakan ide bisnis. Proses ini menghasilkan satu ide terbaik yang layak untuk direalisasikan.

Langkah ketiga; lakukan tes pasar. Ide bisnis terpilih segera lakukan uji coba.

Bila itu ide produk, maka mulai lakukan produksi. Tujuan dari tahap ini adalah untuk melihat hasil produksi sebelum dibuat massal dan dijual ke pasar.

Pada umumnya produk pertama diproduksi selalu memiliki kekurangan. Baik kekurangan secara fisik maupun dalam rasa jika itu makanan/minuman.

Nah disini Anda masih punya banyak kesempatan untuk memperbaiki dan menyempurnakan produk.

Langkah keempat; tes produk. Bagikan sampel produk ke calon pembeli sesuai segmen secara gratis dan minta pendapat mereka.

Tanyakan juga kepada mereka berapa harga produk yang paling sesuai untuk dipasarkan.

Hal ini dimaksudkan untuk menyelaraskan harga jual prosuk dengan kemampuan beli konsumen.

Langkah kelima; atau terakhir, produk siap dibuat dalam jumlah banyal dan dipasarkan secara luas.

Jangan lupa untuk memperhatikan strategi pemasaran yang paling tepat bagi produk Anda.

Manfaatkan teknologi internet untuk memasarkan produk seperti media sosial dan e-commerce. Agar jangkauan pasar lebih luas.

Poin kunci yang perlu dicatat bahwa 1-3 tahun pertama bisnis Anda belum memberikan keuntungan.

Bahkan ancaman kegagalan justru lebih besar.

Karena itu hati-hatilah mengelola usaha pertama Anda hingga usaha tersebut berhasil melewati masa kritis dan akhirnya memberikan keuntungan. (*)

Redaksi

Dengan senang hati kami menerima sumbangan tulisan Anda terkait ekonomi, bisnis, dan kewirausahaan. Bisa kirim ke kontak kami. Terima kasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *