Panganan Leluhur yang Harus Dilestarikan

SIGLI – Desa Buloh berhasil meraih Juara I Lomba Teot Apam tingkat Kemukiman Peudaya tahun 1441 H/2020 M.

Lomba yang diikuti oleh kaum ibu-ibu dari seluruh desa dalam Kemukiman Peudaya itu dalam rangka menjaga adat dan tradisi masyarakat Aceh yang sudah ada sejak turun temurun.

Organisasi Kepemudaan, Panitia Hari Besar Islam (PHBI), dan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kemukiman Peudaya, Kecamatan Padang Tiji Pidie menggelar Lomba Masak Apam tersebut di halaman Masjid Jamik Peudaya, Jumat, 20/03/2020.

Acara yang bertemakan adat dan budaya Aceh dilaksanakan dalam rangka mempererat persaudaraan dan momentun bulan Rajab mendapat sambutan meriah warga Kemukiman Peudaya.

Salah seorang tokoh pemuda Maulana ST (38 tahun) kepada redaksi Tabloid Sukses Berbisnis mengatakan bahwa kegiatan ini sudah rutin dilakukan setiap tahun di Kemukiman Peudaya dengan membuat Lomba Teot Apam (lomba masak apam).

“Ini acara yang sudah rutin dan biasa dilakukan oleh masyarakat Kemukiman Peudaya pada setiap bulan Rajab.” Tulis Maulana via WhatSapp.

Ditambahkan, yang menjadi dewan juri lomba ini adalah Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Pidie dan ikut mendampingi dari unsur Muspika setempat dan utusan Kantor Bupati.

Selain Juara I yang diraih ibu-ibu PKK Desa Buloh, Juara II juga berhasil direbut oleh ibu-ibu PKK Desa Cut dan Juara III Desa Perlak.

Acara ini berlangsung sangat meriah apalagi para peserta harus menggunakan pakain (kostum) khas inong Aceh tempo dulu yaitu kain batik sawak dan bersarung. Dan ini termasuk bagian yang dinilai oleh dewan juri.

Setelah selesai pelaksanaan shalat Jumat para jamaah pun dihidangkan Apam yang telah dimasak oleh peserta lomba. Akhirnya kenduri Apam berjalan secara khidmat.(*)

Redaksi

Dengan senang hati kami menerima sumbangan tulisan Anda terkait ekonomi, bisnis, dan kewirausahaan. Bisa kirim ke kontak kami. Terima kasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *